Burung Sempur Hujan : Habitat, Karakteristik, dan Keunikannya

December 4, 2023

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Burung memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem, mengendalikan populasi serangga, dan membantu penyebaran biji. Maka dari itu, burung menjadi indikator perubahan suatu lingkungan. Salah satunya, burung sempur hujan atau dalam bahasa latin Cymbirhynchus macrorhynchos akan dibahas dalam artikel berikut.

Habitat dan Penyebarannya

            Cymbirhynchus macrorhynchos masuk ke dalam keluarga paruh lebar Asia, yaitu Eurylaimidae. Spesies ini tersebar dibeberapa Negara Asia Tenggara, mulai dari Brunei, Laos, Malaysia, Indonesia Kamboja, Myanmar, Thailand, Singapura, hingga Vietnam. Namun, di Indonesia burung ini hanya dapat dijumpai di Sumatera dan Kalimantan.

            Burung sempur hujan menyukai tepi sungai atau badan air yang masih bervegetasi, seperti hutan tropis dataran rendah dan hutan mangrove. Dapat pula dijumpai di daerah hutan sekunder, habitat yang terdegredasi di dekat sungai, dan daerah sampai dengan ketinggian 900 mdpl.

            Di Lahan Basah Mesangat-Suwi, burung ini sangat umum dijumpai, hampir pada setiap survei keragaman hayati didapatkan temuan.

Karakteristik Burung Sempur Hujan

            Spesies ini tumbuh dengan ukuran sekitar 20 – 24 cm. Namun, ukuran betina lebih kecil dibandingkan jantan. Tubuhnya memiliki bulu berwarna-warni. Bagian tubuh, mulai dari leher, dada, dan perut berwarna merah maroon. Sementara sisi atasnya, tampak hitam pekat dengan sedikit corak merah pada bagian tunggir.

            Sayap berwarna hitam dengan garis tebal putih. Bagian atas paruh berwarna biru muda dan bawahnya kuning cerah. Kaki berwarna ungu dan iris mata hijau. Adapula garis hitam pekat antara leher dan dada yang menyatu dengan bagian belakang tubuh, ekor, mahkota, dagu, hingga dahi.

Kebiasaan dan Keunikan

            Spesies ini hidup secara berpasangan atau dalam kelompok kecil. Biasanya bertengger di tajuk atas maupun bawah yang terbuka. Burung sempur hujan kerap kali berburu di sekitar untuk berburu pakan favoritnya. Makanannya pun bervariasi, seperti serangga, kepiting, siput, ikan kecil, dan buah-buahan kecil lainnya.

            Adapaun keunikan lain, yaitu warnanya beraneka ragam dan mencolok teramat kontras. Memiliki suara yang parau atau serak. Suara kepakan sayapnya menggelegar, sehingga disebut Black and Red Broadbill atau Pambadi Guntur oleh masyarakat Dayak. Konsorsium Yasiwa-Yaysan Ulin (ml).

Sempur hujan (Cymbirhynchus macrorhynchos) di Lahan Basah Mesangat-Suwi. Foto: Ngareng-Konsorsium Yasiwa-Yayasan Ulin.
Sempur hujan (Cymbirhynchus macrorhynchos) di Lahan Basah Mesangat-Suwi. Foto: Ngareng-Konsorsium Yasiwa-Yayasan Ulin.

 

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Artikel Lainnya

Pelatihan Pengelolaan Website Desa: Langkah Strategis Menuju Transformasi Digital
Rencana Strategis Yasiwa
Rencana Strategis Yasiwa
Merajut Komunikasi Untuk Pengelolaan KEP LBMS

MENGAPA KONSERVASI?

Banyak yang tidak menyadari begitu besar nilai dan manfaat keragaman hayati sebagai dasar dari kehidupan di bumi dan jasa ekologi yang disediakan secara cuma-cuma oleh habitat-habitat alami dalam bentang alam.
Sebagian besar keragaman hayati hidup di luar kawasan dilindungi, yang umumnya merupakan hutan dataran rendah yang memiliki keragaman hayati yang tinggi, lahan basah yang penting untuk tata air, ataupun lahan gambut yang memiliki kandungan karbon yang tinggi.
Ragam pemanfaatan bentang alam merupakan hasil perkembangan dari waktu ke waktu untuk pertanian, perkebunan, perikanan, agroforestry, pertambangan, pemukiman, yang perlu diimbangi dengan alokasi hutan lindung dan konservasi yang proporsional untuk menjaga ketahanan lingkungan
Oleh karena itu, para pihak yang memanfaatkan bentang alam bertanggung jawab untuk mempertahankan keragaman hayati dengan menyisihkan habitat-habitat alami sebagai aset yang penting untuk kehidupan masa depan. Kegiatan inti Yasiwa difokuskan pada pencapaian pengelolaan konservasi praktis dan efektif untuk keragaman hayati dan habitatnya pada beragam pemanfaatan bentang alam tersebut di atas.
Previous
Next

YASIWA, 2020